Jumat, 19 Maret 2010

ketenangan jiwa dan pikiran...

ketenangan hati hanya pada hati yang hidup....

Sungguh bahagianya jika ketika kita diam sejenak dan bertanya kepada Hati Nurani kita paling dalam dia sudah tersenyum bahkan berzikir ... waaaaaaaaah.. sungguh senangnya.. sungguh bahagianya.. Jiwa Tenang jika HATI HIDUP.. kembaran kita sudah bersih dan terawat.. bahkan sedang shallat memakai ruangan yang paling suci..
hanya dengan mengerti diri sebenar diri yang lemah tiada berdaya upaya.. menghidupkan malam dalam tangis sujud syukur nikmat.. menghidupkan malam konsisten tiada putusnya.. menCINTAi ALLAH lebih dari segalaNYA..

Siapa yang dapat kembali kepadaNYA dalam innalillahi wainalillaihi rojiun.. INGAT dan CAMKAN BAIK BAIK.. petunjuk hanya satu.. dalam satu ayat mengenai Nafs Mutmainah.. Hei Jiwa jiwa yang TENANG.. kembalilah engkau kepadaKU.. dengan Ridha dan diRidhai.. engkau adalah sebaik baiknya hambaKU.. yayaya.. Jiwa Jiwa yang TENANG.. Jiwa yang TENANG karena HATI YANG HIDUP.. mari bersama kita mulai membuka lembaran baru.. membuka kehidupan malam yang terlupakan.. agar HATI KITA HIDUP.. Jiwa menjadi TENANG.. sebagai pembuka jalan kembali kepadaNYA..


Dalam perkembangan hidupnya manusia seringkali berhadapan dgn berbagai masalah yg berat utk diatasinya. Akibatnya timbullah kecemasan ketakutan dan ketidaktenangan bahkan tidak sedikit manusia yg akhirnya kalap sehingga melakukan tindakan-tindakan yg semula dianggap tidak mungkin dilakukannya baik melakukan kejahatan terhadap orang lain seperti pembunuhan termasuk pembunuhan terhadap anggota keluarga sendiri maupun melakukan kejahatan terhadap diri sendiri seperti meminum minuman keras dan obat-obat terlarang hingga tindakan bunuh diri. Oleh krn itu ketenangan dan kedamaian jiwa sangat diperlukan dalam hidup ini yg terasa kian berat dihadapinya. Itu sebabnya tiap orang ingin memiliki ketenangan jiwa. Dengan jiwa yg tenang kehidupan ini dapat dijalani secara teratur dan benar sebagaimana yg dikehendaki Allah dan rasul-Nya. Untuk bisa menggapai ketenangan jiwa banyak orang yg mencapainya dgn cara-cara yg tidak islami sehingga bukan ketengan jiwa yg didapat te tapi malah membawa kesemrawutan dalam jiwanya itu. Untuk itu secara tersurat Alquran menyebutkan beberapa kiat praktis. 1. Dzikrullah Dzikir kepada Allah SWT merupakan kiat utk menggapai ketenangan jiwa yakni dzikir dalam arti selalu ingat kepada Allah dgn menghadirkan nama-Nya di dalam hati dan menyebut nama-Nya dalam berbagai kesempatan. Bila seseorang menyebut nama Allah memang ketenangan jiwa akan diperolehnya. Ketika berada dalam ketakutan lalu berdzikir dalam bentuk menyebut ta’awudz dia menjadi tenang. Ketika berbuat dosa lalu berdzikir dalam bentuk menyebut kalimat istighfar atau taubat dia menjadi tenang kembali krn merasa telah diampuni dosa-dosanya itu. Ketika mendapatkan keni’matan yg berlimpah lalu dia berdzikir dgn menyebut hamdalah maka dia akan meraih ketenangan krn dapat memanfaatkannya dgn baik dan begitulah seterusnya sehingga dgn dzikir ketenangan jiwa akan diperoleh seorang muslim. Allah SWT berfirman yg artinya ” orang-orang yg beriman dan hati mereka menjadi tentram dgn mengingat Allah. Ingatlah hanya dgn mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.”. Untuk mencapai ketenangan jiwa dzikir tidak hanya dilakukan dalam bentuk menyebut nama Allah tetapi juga dzikir dgn hati dan perbuatan. Karena itu seorang mukmin selalu berdzikir kepada Allah dalam berbagai kesempatan baik duduk berdiri maupun berbaring. 2. Yakin akan Pertolongan Allah Dalam hidup dan perjuangan seringkali banyak kendala tantangan dan hambatan yg harus dihadapi. Adanya hal-hal itu seringkali membuat manusia menjadi tidak tenang yg membawa pada perasaan takut yg selalu menghantuinya. Ketidaktenangan seperti ini seringkali membuat orang yg menjalani kehidupan menjadi berputus asa dan bagi yg berjuang menjadi takluk bahkan berkhianat.Oleh krn itu agar hati tetap tenang dalam perjuangan menegakkan agama Allah dan dalam menjalani kehidupan yg sesulit apa pun seorang muslim harus yakin dgn adanya pertolongan Allah dan dia juga harus yakin bahwa pertolongan Allah itu tidak hanya diberikan kepada orang-orang yg terdahulu tetapi juga utk orang sekarang dan pada masa mendatang Allah berfirman yg artinya “Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi mu dan agar tentram hatimu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” . Dengan memperhatikan betapa banyak bentuk pertolongan yg diberikan Allah kepada para nabi dan generasi sahabat di masa Rasulullah saw maka sekarang pun kita harus yakin akan kemungkinan memperoleh pertolongan Allah itu dan ini membuat kita menjadi tenang dalam hidup ini. Namun harus kita ingat bahwa pertolongan Allah itu seringkali baru datang apabila seorang muslim telah mencapai kesulitan yg sangat atau dipuncak kesulitan sehingga kalau diumpamakan seperti jalan maka jalan itu sudah buntu dan mentok. Dengan keyakinan seperti ini seorang muslim tidak akan pernah cemas dalam menghadapi kesulitan krn memang pada hakikatnya pertolongan Allah itu dekat. Allah berfirman yg artinya “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yg beriman “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” . 3. Memperhatikan Bukti Kekuasaan Allah Kecemasan dan ketidaktenangan jiwa adl krn manusia seringkali terlalu merasa yakin dgn kemampuan dirinya akibatnya kalau ternyata dia merasakan kelemahan pada dirinya dia menjadi takut dan tidak tenang tetapi kalau dia selalu memperhatikan bukti-bukti kekuasaan Allah dia akan menjadi yakin sehingga membuat hatinya menjadi tentram hal ini krn dia sadari akan besarnya kekuasaan Allah yg tidak perlu dicemasi tetapi malah utk dikagumi. Allah berfirman yg artinya “Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata ‘Ya Tuhanku perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati’. Allah berfirman ‘Belum yakinkah kamu?’. Ibrahim menjawab ‘Aku telah meyakininya akan tetapi agar hatiku tenang ‘. Allah berfirman ‘ ambillah empat ekor burung lalu cincanglah kemudian letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu satu bagian dari bagian-bagian itu kemudian panggillah mereka niscaya mereka datang kepadamu dgn segera’. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” . 4. Bersyukur Allah SWT memberikan keni’matan kepada kita dalam jumlah yg amat banyak. Keni’matan itu harus kita syukuri krn dgn bersyukur kepada Allah akan membuat hati menjadi tenang hal ini krn dgn bersyukur keni’matan itu akan bertambah banyak baik banyak dari segi jumlah ataupun minimal terasa banyaknya. Tetapi kalau tidak bersyukur keni’matan yg Allah berikan itu kita anggap sebagai sesuatu yg tidak ada artinya dan meskipun jumlahnya banyak kita merasakan sebagai sesuatu yg sedikit. Apabila manusia tidak bersyukur Allah memberikan azab yg membuat mereka menjadi tidak tenang Allah berfirman yg artinya “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan sebuah negeri yg dahulunya aman lagi tentram rezekinya melimpah ruah dari segenap tempat tetapi nya mengingkari ni’mat-ni’mat Allah; krn itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan disebabkan apa yg selalu mereka perbuat.” . 5. Tilawah Tasmi’ dan Tadabbur Alquran Alquran adl kitab yg berisi sebaik-baik perkataan diturunkan pada bulan suci Ramadan yg penuh dgn keberkahan karenanya orang yg membaca mendengar bacaan dan mengkaji ayat-ayat suci Alquran niscaya menjadi tenang hatinya manakala dia betul-betul beriman kepada Allah SWT. Allah berfirman yg artinya “Allah telah menurunkan perkataan yg baik Alquran yg serupa lagi berulang-ulang gemetar karenanya kulit orang-orang yg takut kepada Tuhanya kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah dgn kitab itu Dia menunjuki siapa yg dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yg disesatkan Allah maka tidak ada seorang pun pemberi petunjuk baginya.” . Oleh krn itu sebagai mukmin interaksi kita dgn Alquran haruslah sebaik mungkin baik dalam bentuk membaca mendengar bacaan mengkaji maupun mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Manakala interaksi kita terhadap Alquran sudah baik maka mendengar bacaan Alquran saja sudah membuat keimanan kita bertambah kuat yg berarti lbh dari sekedar ketenangan jiwa. Allah berfirman yg artinya “Sesungguhnya orang-orang yg beriman adl mereka yg apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” . Dengan berbekal jiwa yg tenang itulah seorang muslim akan mampu menjalani kehidupannya secara baik sebab baik dan tidak sesuatu yg seringkali berpangkal dari persoalan mental atau jiwa. Karena itu Allah SWT memanggil orang yg jiwanya tenang utk masuk ke dalam surga-Nya. Allah berfirman yg artinya “Hai jiwa yg tenang kembalilah kepada Tuhanmu dgn hati yg puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku.”. Akhirnya menjadi tanggung jawab kita bersama utk memantapkan ketenangan dalam jiwa kita masing-masing sehingga kehidupan ini dapat kita jalani dgn sebaik-baiknya. Oleh Drs. H. Ahmad Yani Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

sumber file al_islam.chm



Cara Cari
Peace of Mind Peace of Mind

T he one thing all people need and desire is peace of mind. T ia satu hal yang semua orang butuhkan dan keinginan adalah ketenangan pikiran. This need is so strong it makes people try the strangest things to get it. Kebutuhan ini begitu kuat sehingga membuat orang-orang mencoba hal-hal yang aneh untuk mendapatkannya. People try drugs, drink, fornication, adultery, homosexuality, education, business, politics, the buying of things and many other activities to find peace of mind. Orang mencoba obat-obatan, minum, percabulan, perzinahan, homoseksualitas, pendidikan, bisnis, politik, pembelian barang dan banyak kegiatan lain untuk mencari ketenangan pikiran. When none of these produce this allusive substance, they often resort to suicide. Bila tidak satu pun menghasilkan zat sindiran ini, mereka sering resor untuk bunuh diri. You may have tried many of these source to find peace of mind without success. If you have failed in your efforts to find peace, and if suicide may have crossed your mind, stay with me. Anda mungkin telah mencoba banyak sumber ini untuk mencari ketenangan pikiran tanpa keberhasilan. Jika Anda telah gagal dalam usaha Anda untuk menemukan kedamaian, dan jika mungkin bunuh diri terlintas pikiran Anda, tinggal bersamaku. There is a much better way. Ada banyak cara yang lebih baik.

A troubled mind comes from one or more of 3 basic conditions: fear , guilt and feeling unloved . None of these can be cured by the things we have, or can get, in this life; they are based on our relationship with God which includes our trust in him. Sebuah pikiran yang bermasalah berasal dari satu atau lebih dari 3 kondisi dasar: rasa takut, rasa bersalah dan merasa tidak dicintai. Tidak satupun dapat disembuhkan dengan hal-hal yang kita miliki, atau bisa mendapatkan, dalam kehidupan dunia mereka didasarkan pada hubungan kita dengan Allah yang meliputi kepercayaan kita kepada-Nya.

Discouragement from failing to find peace of mind is very common. Kekecewaan dari gagal untuk menemukan kedamaian pikiran adalah sangat umum. In fact, the wisest and wealthiest of all men, a king by the name of Solomon had the same experience you, or someone you love, may be having. Bahkan, yang paling bijaksana dan terkaya dari semua orang, seorang raja bernama Salomo mempunyai pengalaman yang sama Anda, atau seseorang yang Anda cintai, mungkin akan mengalami. He told us the following: Dia mengatakan kepada kami sebagai berikut:

I said in my heart, Come now, I will test you with ... Aku berkata dalam hatiku, Ayo sekarang, aku akan menguji kamu dengan ... pleasure ... kesenangan ... laughter ... tawa ... mirth ... wine ... kegembiraan ... anggur ... wisdom ... hikmat ... folly ... kebodohan ... I made my works great ... Aku membuat works great ... houses ... vineyards ... rumah ... kebun-kebun anggur ... gardens ... kebun ... orchards ... kebun buah-buahan ... fruit trees ... pohon buah ... waterpools ... servants ... waterpools ... pelayan ... herds ... ternak ... flocks ... kawanan ... silver and gold ... male and female singers ... perak dan emas ... laki-laki dan perempuan penyanyi ... musical instruments ... I became great and excelled more than all who were before me in Jerusalem ... alat musik ... aku menjadi besar dan unggul lebih dari semua orang yang di hadapan-Ku di Yerusalem ... Whatever my eyes desired I did not keep from them. I did not withold my heart from any pleasure ... Apa pun yang dikehendaki mataku aku tidak menjaga dari mereka. Aku tidak menahan hatiku dari segala kesenangan ... Then I looked on all the works that my hands had done and on the labor in which I had toiled; and indeed all was vanity and grasping for the wind, there was no profit under the sun ... Lalu aku melihat pada semua pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan pada tenaga kerja di mana saya telah bekerja keras; dan sesungguhnya semuanya sia-sia dan memegang untuk angin, tidak ada keuntungan di bawah matahari ... Therefore I hated life because the work that was done under the sun was grievous to me, for all is vanity and grasping for the wind ... *1 Oleh karena itu aku benci kehidupan karena pekerjaan yang dilakukan di bawah matahari itu menyedihkan bagi saya, karena semua adalah kesia-siaan dan memegang untuk angin ... * 1

After writing for our benefit and telling us that under the sun there is no such thing as peace of mind, Solomon closes the book with this advice: Remember now your Creator in the days of your youth before the difficult days come, and the years draw near when you say, "I have no pleasure in them" *2 Setelah menulis untuk kepentingan kita dan mengatakan kepada kami bahwa di bawah matahari tidak ada yang namanya ketenangan pikiran, Salomo menutup buku dengan nasihat ini: Ingat sekarang akan Penciptamu pada masa mudamu sebelum datang hari yang sulit, dan tahun-tahun menarik dekat ketika Anda berkata, "Aku tidak berkenan kepadanya" * 2

Our relationship with God is the source of both the problem and the solution. We are told in scripture that we are all alienated from God because of the sin of Adam. We are born with a sinful nature which is antagonistic toward God and must have a changed heart to have peace of mind. Hubungan kita dengan Allah adalah sumber baik masalah dan solusi. Kita diberitahu dalam tulisan suci bahwa kita semua terasing dari Allah karena dosa Adam. Kita dilahirkan dengan sifat berdosa yang antagonistik terhadap Allah dan harus memiliki berubah hati untuk memiliki ketenangan pikiran.

To have peace of mind, you must be reconciled to God. Untuk mendapatkan ketenangan pikiran, Anda harus diperdamaikan dengan Allah. You must accept Jesus Christ as your own personal Savior. Anda harus menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi Anda sendiri. He says, "Come unto me, all ye that labour and are heavy laden, and I will give you rest. Take my yoke upon you, and learn of me; for I am meek and lowly in heart: and ye shall find rest unto your souls." *3 Dia berkata, "Marilah kepada-Ku, semua kamu bahwa kerja dan sarat berat, dan Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan kamu akan mendapat ketenangan kepadamu jiwa Anda. "* 3

For with the heart man believeth unto righteousness; and with the mouth confession is made unto salvation. When you believe with your heart *4 that Jesus Christ died for your sins and you ask him to be your Lord and Savior, you will be at peace with God - which is the source of peace of mind. Karena dengan hati orang percaya kepada kebenaran, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Ketika Anda percaya dengan hati * 4 bahwa Yesus Kristus telah mati karena dosa-dosa Anda dan Anda memintanya untuk menjadi Tuhan dan Juruselamat Anda, Anda akan merasa damai dengan Allah - yang merupakan sumber ketenangan pikiran. You can then claim these scriptures as promises to you. Anda kemudian dapat mengklaim kitab suci ini sebagai janji kepada Anda.


F ear is a product of uncertainty. F telinga adalah produk ketidakpastian. When we don't know what might happen and we don't know the one who is in control or don't feel the one in control has our best interest at heart, we become fearful. Ketika kita tidak tahu apa yang mungkin terjadi dan kita tidak tahu orang yang memegang kendali atau tidak merasakan satu di kontrol kepentingan kita di hati, kita menjadi takut. Here is the solution. Berikut adalah solusinya.

Philippians 4:6-7 Filipi 4:6-7
Be anxious for nothing, but in everything by prayer and supplication, with thanksgiving, let your request be made known to God; and the peace of God, which surpasses all understanding, will guard your hearts and minds through Christ Jesus. Menjadi cemas untuk apa-apa, tetapi dalam segala doa dan permohonan dengan ucapan syukur, biarkan permintaan Anda akan diberitahukan kepada Allah, dan damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

God's formula for peace of mind (but remember, it only works after you have accepted Jesus Christ as your personal Savior) is: Tuhan rumus untuk ketenangan pikiran (tapi ingat, itu hanya bekerja setelah Anda telah menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi Anda) adalah:

  1. Don't be anxious (careful) about anything. (You can only do this if you really trust in God - really trust.) Jangan cemas (hati-hati) tentang apa-apa. (Anda hanya dapat melakukan ini jika Anda benar-benar percaya kepada Allah - benar-benar percaya.)

  2. Give thanks for everything. (Everything - not just the things you want or that you think will bring happiness - everything.) Bersyukur atas segalanya. (Semuanya - bukan hanya hal-hal yang Anda inginkan atau yang menurut Anda akan membawa kebahagiaan - semuanya.)

  3. Tell God in prayer what you feel you need or want. (If your request is according to his will, you will receive it. If not, you know his way is best, so you can rest in #1 and #2.) Katakan kepada Allah dalam doa apa yang Anda rasa butuhkan atau inginkan. (Jika permintaan Anda sesuai dengan kehendak-Nya, kamu akan menerimanya. Jika tidak, kamu tahu jalan yang terbaik, sehingga Anda bisa beristirahat di # 1 dan # 2.)

  4. You will have peace that will keep your heart and mind. (This is the peace that surpasses understanding. Those around you who don't have this peace won't understand it. You may not understand it either.) Anda akan memiliki kedamaian yang akan memelihara hati dan pikiran. (Ini adalah kedamaian yang melampaui pemahaman. Orang-orang di sekitar Anda yang tidak memiliki perdamaian ini tidak akan mengerti hal itu. Anda mungkin tidak mengerti juga.)

Isaiah 26:3 You will keep him in perfect peace, whose mind is stayed on You, because he trusts in You. Note: the basis on which you can have perfect peace is that you trust in him. Yesaya 26:3 Kamu akan membuatnya dalam kedamaian yang sempurna, yang pikirannya tetap pada Anda, karena ia percaya kepada-Mu. Catatan: dasar di mana Anda dapat memiliki kedamaian yang sempurna adalah yang Anda percaya kepada-Nya. No trust - no peace. Tidak ada kepercayaan - tidak ada damai.

1 Peter 5:7 Casting all your care upon Him, for He cares for you. We can cast our care on him knowing he cares for us. 1 Petrus 5:7 Pengcoran semua perawatan Anda kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Kita dapat dilemparkan peduli pada dirinya kami tahu dia peduli bagi kami. How can anyone be safer than to have the Creator and Redeemer of mankind watching our for them? Bagaimana orang bisa lebih aman daripada harus Sang Pencipta dan Penebus umat manusia bagi mereka mengawasi kita?

No one ever needed a psychiatrist because they had so much peace of mind. The key thoughts are: (a) truly accept everything, and (b) truly be thankful for everything. Tak seorang pun butuh psikiater karena mereka telah begitu banyak ketenangan pikiran. Pikiran Kuncinya adalah: (a) benar-benar menerima segala sesuatu, dan (b) benar-benar bersyukur atas segalanya. "How," you might ask, "can I be thankful for everything?" The answer is, difficult situations are an opportunity to demonstrate what God has done for you, and to demonstrate the strength he gives, which surpasses all understanding. "Bagaimana", Anda mungkin bertanya, "boleh aku bersyukur atas segala sesuatu?" Jawabannya adalah, situasi sulit adalah kesempatan untuk menunjukkan apa yang Allah telah lakukan untuk Anda, dan untuk menunjukkan kekuatan yang diberikannya, yang melampaui segala akal. Remember, God has never promised saints today that he would change the circumstances. Ingat, Allah tidak pernah berjanji kepada orang-orang kudus hari ini bahwa ia akan mengubah keadaan. He has promised a way of escape. 1 Corinthians 10:13 No temptation has overtaken you except such as is common to man; but God is faithful, who will not allow you to be tempted beyond what you are able, but with the temptation will also make the way of escape, that you may be able to bear it. Dia telah menjanjikan jalan keluar. 1 Korintus 10:13 Tidak godaan telah menyusul kalian, kecuali seperti yang umum bagi manusia, tetapi Allah yang setia, yang tidak akan memungkinkan Anda untuk dicobai melampaui apa yang Anda bisa, tapi dengan godaan akan juga membuat jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.


G uilt will keep us from feeling the love and protection of God in our life. As I have already stated, all of us were born lost, guilty sinners. G uilt akan menjaga kita dari perasaan kasih dan perlindungan Allah dalam hidup kita. Seperti telah saya menyatakan, kita semua lahir hilang, bersalah orang berdosa. When we accept Jesus Christ as Savior, he puts our sins as far as the east is from the west, to be remembered against us no more. Ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat, ia meletakkan dosa-dosa kita sejauh timur dari barat, yang harus diingat melawan kita tidak lebih. Also we are told, he bare our sins on his own body on the tree . *5 All that is required for us to feel forgiven and no longer guilty, is to have faith in God and his word. We are washed, sanctified and justified; we're free, really free *6 . Juga kita diberitahu, ia telanjang dosa-dosa kita pada tubuhnya sendiri di atas pohon. * 5 Semua yang diperlukan bagi kita untuk merasa diampuni dan tidak lagi bersalah, adalah memiliki iman dalam Tuhan dan firman-Nya. Kita dicuci, dikuduskan dan dibenarkan ; kita bebas, benar-benar bebas * 6.

Jesus Christ must be the Lord of our life. Yesus Kristus harus menjadi Tuhan atas hidup kita. This means, after we accept him as our Savior, we must obey him to be free from guilt. Ini berarti, setelah kita menerima Dia sebagai Juruselamat kita, kita harus taat kepada-Nya untuk bebas dari rasa bersalah. None of us live sinless lives, so to be free of guilt, we must stop sinning when we become aware we are. Tak satu pun dari kita hidup hidup tanpa dosa, sehingga untuk bebas dari rasa bersalah, kita harus berhenti berbuat dosa ketika kita menjadi sadar kita. To stop doesn't take care of the sin. Untuk berhenti tidak menjaga dari dosa. Because of this we are told, if we confess our sins, He (God) is faithful and just to forgive our sins. Karena ini kita diberitahu, jika kita mengaku dosa kita, Dia (Allah) adalah setia dan adil untuk mengampuni dosa-dosa kita. Also we are told, when we cover our sin we will not prosper but when we confess and forsake our sin we find mercy . *7 Juga kita diberitahu, ketika kita menutupi dosa kita, kita tidak akan makmur, tetapi bila kita mengakui dan meninggalkan dosa kita, kita menemukan rahmat. * 7

The psalmist, David, spoke of the pressure and guilt he felt after he had sinned the sins of adultery, murder and deception; and before he confessed. God was trying to bring him to repentance. Pemazmur, Daud, berbicara tentang tekanan dan rasa bersalah dia merasa setelah ia berdosa dosa perzinahan, pembunuhan dan penipuan, dan sebelum ia mengaku. Tuhan sedang mencoba untuk membawanya untuk bertobat. He tells us that God's hand was heavy upon him and he became physically sick before he repented of his sin and confessed. *8 Dia mengatakan kepada kita bahwa tangan Tuhan itu berat kepadanya dan ia menjadi sakit secara fisik sebelum ia bertobat atas dosa dan mengaku. * 8

If you have lived in sin after accepting the Lord Jesus Christ as your Savior, you can expect to be plagued by guilty feelings until you confess and forsake you sin. Once you confess and forsake your sins, they are put as far away from you as the east is from the west to be remembered against you no more. *9 If you feel guilty after confessing and forsaking, it is the Devil bringing those feelings and you can claim the promises of God to relive your guilt. Jika Anda memiliki hidup di dalam dosa setelah menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda, Anda dapat berharap akan diganggu oleh perasaan bersalah sampai Anda mengakui dan meninggalkan engkau berbuat dosa. Begitu Anda mengakui dan meninggalkan dosa-dosa Anda, mereka ditempatkan sejauh mungkin dari Anda sebagai timur dari barat ke diingat terhadap kamu tidak lebih. * 9 Jika Anda merasa bersalah setelah mengaku dan forsaking, itu adalah Iblis membawa perasaan-perasaan dan Anda dapat mengklaim janji-janji Allah untuk menghidupkan kembali rasa bersalah Anda.


F eeling unloved is probably the worst feeling you can have. F eeling tidak dicintai mungkin perasaan terburuk yang dapat Anda miliki. Many people feel that they are not loved and are of little or no worth. Banyak orang merasa bahwa mereka tidak dicintai dan sedikit atau tidak ada nilainya. Let me assure you that you are loved and your value is so great that God gave His only begotten son to die for your sins *10 . Think about that - God gave - God gave - for you! Jesus Christ died for your sins to make it possible for you to have a meaningful relationship with God. Biarkan saya meyakinkan Anda bahwa Anda dicintai dan nilai Anda adalah begitu besar sehingga Allah memberikan anak-Nya yang tunggal untuk mati bagi dosa-dosa Anda * 10. Pikirkan tentang hal itu - Allah memberi - Allah memberi - untuk Anda! Yesus Kristus mati untuk dosa-dosa Anda untuk membuat mungkin bagi Anda untuk memiliki hubungan yang bermakna dengan Tuhan. When we have this meaningfull relationship with God we know we ar loved by God and all of God's children who are spiritually minded. Ketika kita memiliki hubungan dengan Allah meaningfull kita tahu bahwa kita pada dicintai oleh Allah dan semua anak-anak Tuhan yang berpikiran spiritual.

If you have accepted the Lord Jesus Christ as your Savior, the relationship you have with other Christians is illustrated by the inter-relationship of the various members of your own body *11 . If you feel unloved, and would like to meet Christians who want to love all people, but especially our brothers and sisters in Christ, not only in word but in deed, *12 contact us. Jika Anda telah menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda, hubungan Anda dengan orang Kristen lain digambarkan oleh hubungan antar berbagai anggota tubuh Anda sendiri * 11. Jika anda merasa tidak dicintai, dan ingin bertemu dengan orang Kristen yang ingin untuk mengasihi semua orang, tetapi terutama saudara-saudara kita di dalam Kristus, tidak hanya dalam kata tetapi dalam perbuatan, * 12 hubungi kami. We would be delighted to be a friend to you. Kami akan senang menjadi teman bagi Anda.

by Robert A. Grove oleh Robert A. Grove



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar